Home Motivasi 3 Hal Penghambat Pintu Rezeki Seseorang

3 Hal Penghambat Pintu Rezeki Seseorang

243
0
penghambat pintu rezeki seseorang

Penghambat pintu rezeki seseorang. Kali ini kami akan membahas tentang penghambat dari pintu rezeki. Banyak sekali orang mungkin bertanya, kenapa rezeki saya seret, rezeki saya mampet, usaha saya nggak lancar, bisnis saya banyak masalah? Nah, disini kami kali ini akan membahas satu penghambat terbesar Pintu Rezeki

Sebelum kami bahas, apa sih penghambat rezeki itu? Jadi jika diibaratkan, rezeki itu seperti orang yang selalu mengetuk pintu rumah Anda. Orang yang mengetuk pintu rumah Anda itu itu ibaratnya rezeki anda sudah masuk. Dia setiap kali mengetuk pintu rumah Anda, bahkan setiap saat, tetapi masalahnya tidak ada yang membukakan pintu. Sehingga sekarang yang jadi permasalahan adalah bagaimana pintu itu tidak terbuka, dan bagaimana orang yang mengetuk pintu rumah anda itu bisa masuk ke dalam rumah (rezeki anda tidak terhambat).

Anda sadar atau tidak setiap hari ada orang (rezeki) mengetuk pintu rumah Anda. Tetapi permasalahnya banyak, kenapa nggak ada orang yang membukakan pintu (rezeki)? Mungkin karena tidak ada orang dirumah, belnya tidak bunyi, atau orang yang mengetuk pintu itu disaat yang tidak tepat (Anda lagi tidur). Singkat cerita anda tidak siap membukakan pintu (rezeki).

3 Hal Penghambat Pintu Rezeki Seseorang

Selanjutnya kita bahas tentang keberuntungan. Apa maksudnya keberuntungan? Keberuntungan itu bertemunya antara kesempatan dan persiapan. Jadi ketika kesempatan itu datang, Anda siap mengambil keberuntungan. Contoh hari ini dijual sebuah hp baru Samsung Note 8 contohnya harga pasaran Rp 13 juta, tiba-tiba ada diskon 50% dan harganya menjadi Rp 6,5 juta. Nah, ini adalah peluang dari rezeki. Lantas siapa yang siap menerima rezeki itu? Tentu saja yang siap menerima rezeki tersebut adalah orang bawa uang cash dan orang yang mengetahui tentang informasi diskon tersebut. Jadi faktornya itu banyak sekali orang mendapatkan rezeki.

Berdasarkan beberapa contoh kasus di atas, dapat kita ketahui, bahwa pengertian rezeki itu sangat sederhana. Anda harus percaya bahwa rezeki itu sebetulnya nggak kemana-mana da rezeki itu sudah ada.

Contoh lain misalnya, ada orang yang punya bisnis di bidang catering dan sekarang sedang ramai ada pesanan. Catering tersebut mendapatkan pesanan 50 kotak nasi. Tetapi, apakah anda tahu, jika diluar sana ada usaha Catering lain yang mendapatkan 5.000 pesanan kotak nasi? Mengapa catering lain mampu mendapatkan pesanan 5.000 kotak nasi, dan anda hanya mendapatkan pesanan 50 kotak nasi?

Tentu kasus ini perlu dianalisis lebih dalam lagi. Apakah rasa masakan katering sebelah lebih enak, harganya lebih murah? Kok bisa sampai mendapatkan pesanan nasi hingga 5.000 kotak nasi.

Contoh lain misalnya ada seorang penjual suplemen makanan mampu menjual 5 botol suplemen setiap hari. Di sisi lain, ada orang lain yang mampu menjual 500 botol suplemen setiap hari. Padahal jenis suplemen dan harganya itu sama. Mengapa penjualannya berbeda?

3 Mindset (Pola Pikir) – Hal Penghambat Rezeki

Ini lah yang dinamakan dengan penghambat rezeki. Lantas apa yang menjadi penghambat rezeki itu? Sebetulnya secara tidak sadar ada satu penghambat utama rezeki Anda yaitu MINDSET. Sebagai penghambat rezeki seseorang, adan 3 jenis mindset yang menghambat rezeki seseorang, antara lain :

Penghambat Rezeki 1 : Ego

penghambat pintu rezeki seseorang

Setiap manusia itu punya ego, ego merasa lebih hebat, ego merasa lebih pinter, sehingga seseorang enggan untuk belajar dengan orang lain. Anda merasa diri anda itu gelarnya lebih tinggi dan lebih hebat, sedangkan orang yang mendapatkan orderan 5.000 kotak nasi hanya lulusan SMP. Atau mungkin anda merasa lebih tinggi karena berasal dari keturunan orang tua yang punya nama yang lebih terkenal, sedangkan orang yang mendapatkan pesanan 5.000 kotak itu namanya tidak terkenal

Nah, ego itu menghambat (rezeki) anda, sehingga membuat anda enggan untuk belajar. Padahal belajar itu adalah proses hidup yang tidak boleh ada kata hentinya. Ego juga seringkali menghambat anda untuk maju dan tidak mau belajar dari kompetitor Anda. Padahal kita sadar bahwa kompetitor itu sebetulnya bukan musuh. Kompetitor Itu adalah sebuah partner untuk menguji kemampuan kita. Anda lihat perlombaan lari, kenapa lintasannya 8? Mereka tuh bukan kompetitor, tetapi mereka itu partner supaya Anda bisa menciptakan rekor yang lebih baik. Ini juga yang berlaku di dunia bisnis.

Kalau Anda hari ini tidak punya partner tanding, tidak punya kompetitor, Anda tidak mungkin bisa teruji untuk punya kemampuan lebih. Anda tidak akan lebih inovatif, Anda tidak akan lebih kuat, Anda tidak akan lebih bertumbuh, kalau anda tidak punya kompetitor.

Penghambat Rezeki 2 : Masa Lalu

penghambat pintu rezeki seseorang

Maksudnya masa lalu? Jadi masal lalu ini dihubungkan dengan pengalaman anda di masa lalu. Padahal, yang namanya pengalaman seseorang itu sangat terbatas. Sehebat-hebatnya pengalaman anda, tetap terbatas karena pengalaman yang jauh lebih banyak adalah pengalaman orang lain.

Mengapa? Hal ini karena setiap orang punya pengalaman, 10 orang punya 10 pengalaman, 100 orang punya 100 pengalaman. Jika anda cuman mengacu pada pengalaman anda sendiri, contohnya saya ini dari kecil sampai besar orderan paling banter 50 bungkus. Kenapa? Hal ini karena anda cuma mengacu pada pengalaman anda sendiri dan tidak pernah mau bercermin pada pengalaman orang lain.

Mengapa kok orang lain bisa sampai 5.000 bungkus? Apa dia juga dulunya pernah 50 bungkus? atau 5 bungkus? Bahkan mungkin jangan-jangan pernah bangkrut mungkin. Tapi sampai hari ini bisa 5.000 bungkus. Itulah yang perlu anda cari tahu. Bagaimana pengalaman orang lain kok bisa menjual 5.000 bungkus.

Penghambat Rezeki 3 : Diri Kita Sendiri

penghambat pintu rezeki seseorang

Diri kita sendiri inilah yang sering kali menghancurkan dan menghambat diri kita ini untuk mau maju. Diri kita ini juga yang seringkali tidak mau merendahkan hati kalau kita melihat ada orang lebih sukses. Kalau kita lihat ada catering lain yang lebih berhasil, datanglah berteman untuk belajar. Lihat strategi pemasarannya, lihat cara pemasarannya, lihat bumbu yang diracik. anda jangan merasa disaingi, tetapi harus merendahkan hati.

Disisi lain, masih ada banyak orang yang bukannya belajar tapi malah menghambat rezeki orang lain. Contohnya, anda hambat rezeki orang karena dia mengambil semua customer saya dengan cara diberi santet atau guna-guna mungkin. Jika anda melakukan seperti ini, anda sudah melakukan hal-hal yang tidak adil, tidak sportif, tidak kesatria.

Sadarkah Anda ada orang lain secara langsung Anda sudah menanam benih kebencian, menanam benih iri hati, menanam benih penghambat rezeki yang lebih besar pada diri Anda. Ada banyak orang yang usahanya Laris tapi uangnya nggak pernah dipegang. Ada juga orang yang usahanya besar, karyawannya banyak, pelanggan yang nggak abis-abis, tetapi rumah tangganya cekcok, anaknya sakit terus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here