Home Investasi Investasi untuk Pemula itu Baiknya Apa? Reksa Dana/ Saham/ Forex, Dll

Investasi untuk Pemula itu Baiknya Apa? Reksa Dana/ Saham/ Forex, Dll

129
0
Investasi untuk Pemula itu Baiknya Apa Reksa Dana Saham Forex

Pemetaan area investasi dan tips memilihnya. Investasi untuk pemula itu sebaiknya apa? Mulai dari risiko saham, forex, bitcoin, emas, reksadana, dan lain-lan. Oke, pada artikel kali ini aku mau bahas tentang dunia investasi di Indonesia secara umum nih. Jadi buat kamu yang baru aja mau terjun ke dunia investasi, artikel ini tuh bakalan cocok banget buat jadi panduan kamu dalam membuat keputusan investasi kamu sebagai pemula. Buka juga : Apa itu Reksadana? Plus Minus dan Cara Belinya

Nah, buat kamu yang baru aja terjun ke dunia investasi sebagai investor pemula. Mungkin kamu bertanya-tanya. Sebaiknya aku investasi di mana ya? Mengingat nih, instrumen investasi tuh ada banyak banget. Ada yang namanya deposito, obligasi, reksadana, saham, emas, valuta asing, peer to peer lending, bitcoin, dan masih banyak lagi. Bisa dibilang nih, setiap instrumen investasi tuh punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Ada instrumen investasi yang aman banget. Dengan catatan risikonya super kecil, tapi return atau keuntungannya tidak terlalu besar. Dan modal pokok investasi kamu tuh terkunci dalam waktu yang bisa dibilang tuh cukup lama.

Investasi Untuk Pemula

Sebaliknya nih, ada juga juga instrumen investasi yang risikonya tinggi, tapi memungkinkan kita buat dapetin keuntungan yang tinggi dalam waktu yang relatif singkat, tapi risiko kerugiannya juga tinggi.

Ini nih, hukum klasik dalam dunia investasi, yang lebih sering dikenal dengan istilah “high risk high return”, “low risk low return”. Artinya nih, semakin besar risiko investasi, semakin besar juga potensi keuntungannya. Dan sebaliknya nih, semakin kecil risikonya, semakin kecil pula potensi keuntungannya.

4 Jenis Pemetaan Investasi

Nah, sebelum kamu nentuin instrumen investasi mana yang akan kamu pilih, kamu perlu memahami dulu nih pemetaan investasi yang akan aku coba jelasin dengan 2 dimensi. Perhatikan gambar di bawah ini!

Investasi untuk Pemula itu Baiknya Apa Reksa Dana Saham Forex

Dengan memperhatikan gambar di atas, kita tuh jadi punya pemetaan investasi yang terdiri dari 4 area gitu ya. Oke, sekarang kita coba bahas pemetaan area investasi ini lebih mendalam, dengan mempelajari 4 area tersebut.

Pemetaan Area Investasi 1

Area 1 itu adalah instrumen investasi jangka pendek yang punya potensi keuntungan yang tinggi, tapi punya potensi kerugian yang tinggi juga. Contoh investasi yang ada di area ini biasanya dalam bentuk trading. Entah itu trading saham, trading forex, trading bitcoin. Atau bisa juga berburu barang-barang limited edition yang akan dijual dalam waktu jangka pendek.

Investasi untuk Pemula itu Baiknya Apa Reksa Dana Saham Forex

Biasanya, instrumen invetasi yang ada di area ini tuh perlu waktu perhatian khusus dan kemampuan analisis tertentu. Orang-orang yang cocok bermain di area 1 ini tuh adalah mereka yang risk taker dan punya keberanian buat menanggung potensi risiko investasi yang besar. Serta punya cukup waktu buat ngasih perhatian dan analisis terhadap intrumen investasi yang bersangkutan.

Pemetaan Area Investasi 2

Lanjut ke area 2 yaitu instrumen investasi jangka panjang yang punya potensi keuntungan yang tinggi, tapi potensi kerugiannya tinggi juga gitu. Contoh instrumen investasi yang ada di area ini tuh misalnya nih investasi di saham blue chip (saham perusahaan yang punya pondasi bisnis kuat), investasi di reksadana, khususnya reksa dana campuran dan reksa dana saham, investasi properti, investasi mata uang asing, investasi jangka panjang di crypto currency, obligasi perusahaan dengan rating rendah, atau bisa juga investigasi di barang-barang antik atau langka yang nilainya berpotensi untuk terus naik.

Investasi untuk Pemula itu Baiknya Apa Reksa Dana Saham Forex

Mereka yang memillih investasi di area 2 ini Itu biasanya mereka yang punya keyakinan jangka panjang terhadap komoditas atau objek yang mereka investaskan, dan punya keberanian untuk menanggung potensi risiko yang tidak sedikit.

Pemetaan Area Investasi 3

Lanjut ke area 3 yaitu untuk instrumen investasi jangka pendek yang punya potensi keuntungan dan kerugian yang kecil. Contohnya nih, ada reksadana pasar uang atau pendapatan tetap, Obligasi Negara Retail atau ORI, ada juga peer to peer lending tertentu dengan jaminan asuransi dan lain-lain. Buka juga : 3 Tips Cerdas Investasi Reksadana Pendapatan Tetap

Investasi untuk Pemula itu Baiknya Apa Reksa Dana Saham Forex

Biasanya nih, yang cocok berinvestasi di area 3 ini tuh adalah orang-orang yang pengen berinvestasi aman, punya modal terbatas, serta butuh fleksibilitas dalam pencairan dananya.

Pemetaan Area Investasi 4

Yang terakhir area 4 yaitu untuk instrumen investasi jangka panjang yang punya potensi keuntungan yang relatif kecil, tapi bisa dibilang sangat aman dan potensi kerugiannya tuh rendah atau bahkan sangat rendah. Contoh investasi yang ada di area itu misalnya nih, deposito, emas, obligasi SBR, dan lain-lain. Buka Juga : 2 Konsep Investasi EMAS yang Banyak Salah Kaprah

Investasi untuk Pemula itu Baiknya Apa Reksa Dana Saham Forex

Area investasi ini nih cocok banget buat mereka yang ingin mempertahankan nilai aset yang mereka punya supaya bisa mengimbangi nilai inflasi dalam jangka panjang. Instrumen investasi di area 4 ini tuh biasanya diminati oleh orang-orang yang punya keterbatasan waktu buat melihat aset investasinya sampai orang-orang tua yang sudah pensiun dan sudah tidak produktif lagi tapi masih pengen buat mempertahankan nilai asetnya.

Tidak jarang juga nih, instrumen investasi di area ini dijadiin sebagai tabungan masa depan. Misalnya nih, buat tabungan pendidikan anak sampai tabungan hari tua.

Nah sekarang kamu udah paham deh tentang pemetaan investasi. Semoga pembahasan tadi tuh bisa jadi panduan kamu ya buat nentuin instrumen investasi yang paling cocok buat kamu.

4 Tips Cara Memilih Area Investasi

Dalam prakteknya nih, sebetulnya kebanyakan investor tuh seringkali mengkombinasikan instrumen investasinya pada beberapa area sekaligus. Bahkan ada juga nih yang naruh asetnya di keempat area tersebut. Tapi tentunya nih, pembagian aset tuh dilakuin secara proporsional ya. Sesuai dengan profil risiko masing-masing investor.

Pemetaan Area Investasi Tips Cara Memilihnya

Nah, sekarang kamu mungkin bertanya-tanya. Kalau mau mengkombinasikan investasi di keempat area tersebut, sebaiknya proporsi aset yang dialokasiin ke masing-masing areanya tuh gimana ya? Sebetulnya ini tuh tergantung profil risiko kamu. Di mana setiap orang tuh punya profil risikonya sendiri-sendiri

Dalam artian nih, setiap orang tuh punya kebutuhan hidup dan gaya hidup yang beda-beda. Misalnya nih, ada orang eksekutif muda yang belum berkeluarga dan belum punya tanggungan. Tentu saja pasti punya pendekatan investasi yang beda dengan kepala keluarga dengan tanggungan 3 orang anak.

Nah ada sedikit tips dari aku supaya kamu bisa merefleksikan profil risiko kamu dan menyesuaikan dengan 4 area investasi di atas. Sebelum kamu memutuskan instrumen investasi yang kamu pilih, coba kamu tanyain beberapa pertanyaan ini deh ke diri kamu sendiri

Pertama, berapa lama target waktu investasi kamu dan apa tujuan kamu berinvestasi? Apakah tujuannya untuk mengakselerasi pertumbuhan aset kamu dalam waktu singkat? Atau kamu ingin menumbuhkan aset kamu secara perlahan dalam jangka waktu panjang?

Kedua, apakah kamu siap untuk mengunci aset investasi kamu dalam jangka waktu panjang? Atau kamu perlu instrumen investasi yang cukup fleksibel supaya uangnya bisa cair sewaktu-waktu kalau dibutuhin?

Ketiga, apakah kamu punya waktu luang buat memantau serta mengawal pertumbuhan aset investasi kamu? Soalnya nih, ada beberapa instrumen investasi Khususnya yang punya risiko tinggi yang perlu pemantauan khusus supaya risikonya bisa diminimalisir.

Keempat, berapa budget yang akan kamu alokasikan untuk investasi? Pastiin nih, budget investasi tuh kamu hitung dulu, supaya tidak kecampur aduk sama cashflow biaya bulanan, kewajiban kamu buat bayar tagihan, dan kebutuhan hidup sehari-hari. Buka juga : 5 Peluang Usaha Rumahan Dengan Modal Pas-Pasan

Nah, dengan merefleksi diri kamu dengan 4 pertanyaan tersebut Semoga kamu bisa lebih jeli nih dalam memilih instrumen investasi dan mengalokasikan dana kamu sesuai dengan tujuan investasi dan profil risiko kamu.

Kesimpulan Pemetaan Investasi dan Tips Memilihnya

Oke deh, segitu aja yang mau aku sampein. Semoga artikel ini bisa membantu kamu yang lagi kebingungan nih buat nentuin mau berinvestasi di mana. Kalau ada hal lain yang mau ditanyain atau didiskusiin, atau mau request topik berikutnya, silahkan tulis di kolom komentar ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here