Home Investasi Belajar Investasi dari Leonard Blavatnik (Investor Ternama AS)

Belajar Investasi dari Leonard Blavatnik (Investor Ternama AS)

175
0
Belajar Investasi dari Leonard Blavatnik Investor Ternama AS

Belajar investasi. Apakah anda adalah seseorang yang sedang belajar atau ingin melakukan investasi? Mungkin sebagian besar dari kita masih bingung jika ingin berinvestasi. Apalagi yang baru memulai untuk berinvestasi. Untuk itu, berikut ini kami sampaikan ajaran ilmu investasi dari Leonard Blavatnik. Siapa itu Leonard Blavatnik?

Leonard Blavatnik adalah salah satu investor ternama di Amerika Serikat (AS). Meskipun ia  lahir di Ukraina, Ia mempunyai kekayaan sebesar US$ 16,7 miliar atau jika kita rupiahkan setara dengan Rp 235,8 trilun (kurs Rp 14.000).

Kesuksesan Blavatnik dimulai di perusahaan kimia Lyondell Basell. Selain itu, ia juga mempunyai grup besar bernama Access Industries (AI). Pada awalnya, AI berinvestasi di sejumlah perusahaan dalam bidang kimia, real estate. Namun, kali ini AI juga mulai berinvestasi di dunia musik serta dunia perfilman.

Ia mempunyai peran yang sangat penting dalam dunia permusikan. Bahkan, Billboard menetapkan Leonard Blavatnik dalam 10 orang paling berpengaruh di dunia musik Hollywood. AI membeli Warner Music Group pada tahun 2011 senilai US$ 3,3 miliar atau jika dirupiahkan setara dengan Rp 46,5 triliun.

Lebih dari itu, ia juga membeli Parlophone, yaitu label musik Inggris yang melabeli pemusik mancanegara yakni Two Door Cinema Club dan Coldplay dengan nilai investasi sebesar US$ 742 juta atau setara dengan Rp 10,47 triliun. Selanjutnya, Blavatnik juga mempunyai saham di Spotify, aplikasi pemutar musik yang tengah mendunia, dan juga saham di produsen earphone ternama, Beats Electronic.

Blavatnik tidak hanya berinvestasi di dunia permusikan, namun juga cukup sukses di dunia perfilman. Ia mempunyai AL Film, yaitu rumah produksi film independen. AL Film telah menjadi rumah produksi film karya Lee Daniels ‘The Butler’, dan juga film biografi musisi Elton John ‘Rocketman’.

Yang terbaru, Blavatnik yang merupakan pria dengan sebutan investor yang menguntungkan dan suka mengambil risiko tersebut telah bekerja sama dengan manajer pencari bakat di Hollywood, Sarah Stennett. Ke depan, tujuan dari kerja sama ini yaitu untuk meluncurkan First Access Entertainment. Perusahaan tersebut nantinya akan fokus pada pencarian dan pengembangan bakat di dunia hiburan, merek atau label, dan juga menetapkan hak pemusik atau pun produser.

Buka juga : 5 Tips Mudah Berinvestasi Emas Dengan Gaji Pas-pasan

Blatvanik juga membentangkan sayapnya di dunia fesyen. Pada tahun 2004, ia membeli 20% saham Tory Burch, merek ternama di seluruh dunia. Semenjak waktu itu, saham AI melonjak dengan nilai mencapai lebih dari US$ 10 miliar atau setara dengan Rp 141,2 triliun.

Lalu, untuk usaha real estatenya sendiri, Blatvanik mempunyai porsi untuk mengubah Kawasan elit Puerto Madero di Buenos Aires, Argentina, menjadi salah satu real estate yang lebih mewah lagi di Argentina. Pada tahun 2004, Ia juga pernah membeli properti di kawasan termahal di London, yakni Kensington Palace Gardens seharga US$ 100 juta atau setara dengan Rp 1,4 triliun.

Blatvanik mengakuisisi klub mewah bernama One & Only Ocean di pulau Paradiese, Bahama pada tahun 2014. Namun, angka akuisisinya tak disebutkan. Blatvanik sendiri mulai pindah ke AS pada tahun 1978. Ia memperoleh kartu kewarganegaraan AS 6 tahun kemudian, yakni pada tahun 1984. Blatvanik sendiri merupakan lulusan S2 ilmu komputer di Universitas Columbia, dan ia juga memperoleh gelar MBA di Harvard Business School.

Demikian pelajaran investasi dari salah satu investor ternama di Amerika Serikat yang bernama Leonard Blavatnik . Semoga dapat memberikan inspirasi bagi para penggiat investasi di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here