Home Investasi Bareksa Versus Bibit? Mana yang Terbaik? Ini Jawabannya

Bareksa Versus Bibit? Mana yang Terbaik? Ini Jawabannya

65
0
Bareksa Versus Bibit Mana Terbaik Jawabannya

Bareksa versus Bibit? Mana yang terbaik ya? Artikel ini adalah ulasan jujur saya dan tanpa iklan dari Bareksa maupun Bibit. Untuk memulainya, saya kira kalian sudah mengerti tentang apa itu reksa dana. Mengapa? karena, jika pertanyaannya adalah apa itu reksa dana? apa bedanya dengan saham? Saya khawatir diskusi kita tidak lanjut-lanjut.

Tempat Membeli Reksa Dana

Bagi teman-teman, yang tidak akrab dengan reksa dana, silakan buka artikel ini dulu ya : Apa itu Reksadana? Plus Minus dan Cara Belinya. Seperti yang saya bagikan di artikel sebelumnya sebelumnya, ada 3 tempat untuk membeli reksa dana.

1. Membeli Reksa Dana Melalui Bank
Pertama saluran paling tradisional, yaitu Bank. Saya tidak merekomendasikan ini karena ada beberapa pertimbangan. Pertimbangan yang pertama yaitu mahal, setiap kali kita ingin membeli dan menjual reksa dana ada biaya 1-2% untuk setiap transaksi pada saat kita beli dan jual. Jadi, tinggal anda kalikan antara jumlah tagihan reksa dana yang kalian beli dengan biaya dari bank tersebut. Mahal bukan?

Bareksa Versus Bibit Mana Terbaik Jawabannya

Nah pertimbangan kedua jika anda membeli reksa dana melalui bank yaitu repot dan transaksi mungkin hanya ada di kantor cabang yang besar. Jika tidak percaya, silahkan saja teman-teman pergi ke bank, bertemu CS (Customer Service) dan berkata, “Mas, saya ingin membeli reksa dana”. Saya yakin sebagian besar dari CS akan bingung, dan Anda mungkin menunggu begitu lama, karena CS kesana kemari untuk melayani kamu dengan baik. Mengapa seperti itu? Ya ini dikarenakan CS di Bank belum terbiasa menjual reksa dana ke masyarakat umum seperti kita.

Pertimbangan membeli reksa dana yang ketiga yaitu produknya terbatas. Jadi terkadang Bank itu hanya punya beberapa jenis reksa dana saja. Sangat berbeda dengan yang lain. Nah, dari pertimbangan ini dapat disimpulkan jika, saya kurang merekomendasikan membeli reksa dana melalui bank.

2. Membeli Reksa Dana Langsung dari Manajer Investasinya
Nah, untuk cara yang kedua ini juga mempunyai beberapa masalah. Pertama, rumit. Maksudnya apa? Sering kali kita harus pergi ke cabangnya langsung karena kadang tidak semua Manajer Investasi sudah dapat melakukan transaksi secara online. Buka Juga : 3 Tips Cerdas Investasi Reksadana Pendapatan Tetap

Bareksa Versus Bibit Mana Terbaik Jawabannya

Yang kedua cabang dari manajer investasi itu sangat terbatas jumlahnya, bahkan hanya ada di kota-kota besar. Sedangkan yang ketiga yaitu pilihan produk juga terbatas, artinya jika kita membeli reksa dana pada satu Manajer Investasi, maka kita hanya dapat membeli produk dari Manajer Investasi tersebut.

3. Membeli Reksadana secara Online
Nah, cara yang ketiga ini adalah cara yang saya gunakan dan rekomendasikan. Namun, seperti yang kita ketahui, ada banyak pemain online juga ada banyak sekali. Hanya saja, sebelum anda membeli reksa dana secara online, pastikan tempat reksa dana tersebut sudah mendapat ijin resmi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Anda dapat membuka terkait daftar manajer investasi yang mendapatkan ijin dari ojk pada laman : https://reksadana.ojk.go.id

Bareksa Versus Bibit Mana Terbaik Jawabannya

Beberapa tempat untuk membeli reksa dana secara online antara lain : Ipotfund, Bareksa, Bibit, Tanamduit, Ajaib, Xdana, Moduit, dan masih banyak lagi. Setidaknya ada 59 situs jual beli reksa dana online. Banyak banget bukan! Tentu saja, dari sekian banyak situs jual beli reksa dana yang mendapat ijin dari OJK membuat kita bingung. Situs mana sih yang rekemended.

Bareksa Versus Bibit?

Dalam artikel ini, saya hanya akan membahas Bareksa dan Bibit. Mengapa hanya 2 saja? Ya hal ini karena keterbatasan saya dalam menganalisis situs yang lain. Dan ini berdasarkan kepopuleran situs jual beli reksa dana. Jadi, Bareksa atau Bibit?

Jujur, saya pikir keduanya sama saja. Kok sama sih. Padahal kita kan harus memilih salah satu. Jadi begini, pada dasarnya, mereka hanyalah supermarket (untuk reksa dana), kualitasnya sama, dan harganya sama, semuanya sama. Untuk meyakinkan Anda tentang kesamaan antara bareksa dan bibit, saya akan menunjukkan tangkapan layar dari reksa dana Sucorinvest Money Market Fund pada hari dan waktu yang sama. Berdasarkan tangkapan layar tersebut, menunjukkan harga yang sama bukan?

Bareksa Versus Bibit Mana Terbaik Jawabannya

Jadi, jangan berpikir terlalu lama, untuk platform mana Anda harus memilih, antara bareksa dan bibit. Pada akhirnya, keduanya hanyalah platform yang serupa. Saya lebih menemukan lebih banyak kesamaan daripada perbedaan. Jadi, yuk kita bahas persamaan dan perbedaan Bareksa dan Bibit.

Persamaan Bareksa dan Bibit

Berikut ini beberapa persamaan dari Bareksa dan Bibit yang perlu teman-teman ketahui ya. Di baca baik-baik ya, supaya tidak salah paham.

1. Memiliki Lisensi OJK
Semua platform online yang disebutkan di atas, memiliki lisensi dari regulator (OJK). Jadi, dari sudut pandang regulasi, semuanya aman.

2. Pendaftaran dan Transaksi secara Online
Keduanya memungkinkan pendaftaran dan transaksi online. Mulai dari registrasi, buka akun, dan transaksi dapat dilakukan secara online. Tetapi sedikit perbedaannya adalah, Bareksa tersedia melalui situs web dan seluler, jadi bisa melakukan transaksi melalui Laptop/ PC dan Smartphone. Sedangkan Bibit hanya tersedia melalui ponsel, jadi hanya bisa melakukan transaksi melalui smartphone.

3. Biaya Transaksi
Ini yang paling penting ya sebenarnya. Bagian terpenting dalam transaksi reksa dana adalah biaya transaksi. Ketika kita membeli dan menjual, kita harus mencari biaya terendah. Biasanya pemain online menawarkan biaya transaksi 0% untuk membeli dan menjual. Jika Anda dibandingkan dengan bank, biayanya 1-2%. Jadi, beli online lebih baik daripada beli di bank.

4. Transaksi Minimum Pembelian
Berapa minimum pembelian per transaksi? Bareksa adalah pembelian minimum Rp100.000, sementara di Bibit, ada beberapa produk minimum Rp10.000. Tetapi, apakah kalian benar-benar akan membeli reksa dana hanya dengan Rp10.000? Jika demikian, Anda mungkin tidak dapat membeli rumah, atau mendanai pernikahan.

5. UI/ UX atau Penampilan platform harus bagus
Pada awalnya, saya telah mengatakan bahwa Bareksa memiliki UI / UX yang kurang bagus daripada yang lain, tapi belakangan saat aku mengecek kembali, UI / UX dari Baareksa telah meningkat lebih baik. Jadi, tidak ada masalah ya dari segi tampilan.

Perbedaan Antara Bareksa dan Bibit

Mungkin 5 persamaan yang ada pada Bareksa dan Bibit membuat kalian semakin bingung ingin pilih yang mana. Walaupun kita bisa menggunakan dua-duanya sekaligus, namun jika kita diminta untuk memilih, kita harus bisa menentukan sikap. Terkait dengan penentuan sikap kita, tentu harus berdasarkan perbedaan antara Bareksa dan Bibit.

Perbedaan pertama antara Bareksa dan Bibit mungkin dapat kita ketahui berdasarkan pertanyaan saya. Untuk itu, sekarang izinkan saya bertanya ke teman-teman.

Apakah kalian tahu produk mana yang harus Anda beli? Reksa dana saham atau Reksa dana campuran? Jika pilih reksa dana saham, reksadana saham yang mana? Lalu dari manajer investasi yang mana?
a. Jika Anda tahu apa yang harus Anda beli, Anda sebaiknya memilih Bareksa. Mengapa? Karena sementara ini, Bareksa memiliki lebih banyak produk yaitu memiliki 196 produk, sedangkan di Bibit, kurang dari itu.
b. Tetapi, jika kalian tidak tahu harus membeli apa, mungkin kalian lebih cocok dengan Bibit. Mengapa? Karena, Bibit memiliki fitur Robo-Advisor yang dapat membantu kalian memilih reksa dana, berdasarkan profil risiko kalian. Namun, perlu kalian ketahui, bahwa rekmendasi Robo-Advisor tidak menjamin kalian akan mendapatkan return yang lebih tinggi. Buka Juga : 8 Ciri Orang Cocok Jadi Pengusaha Sukses dan Kaya

Ini hanya membantu kalian memilih produk berdasarkan profil risiko kalian dan berdasarkan banyak variabel / faktor lain. Dalam pandangan saya, rekomendasi robotnya tidak begitu bermasalah sih. Tapi jangan 100% mempercayai rekomendasi tersebut karena pada akhirnya, robot merekomendasikan berdasarkan kinerja sejarah.

Jadi, saya pikir, tidak apa-apa bagi kalian untuk memulai, dengan rekomendasi robot. Investasikan dengan jumlah uang yang lebih kecil dulu. Dicoba, dilihat, dan dipelajari semua proses terlebih dahulu, tapi seiring waktu, berjanji untuk belajar lebih dalam tentang bagaimana memilih reksa dana. Jangan mengandalkan investasi kalian hanya pada robot.

Perbedaan kedua adalah metode pembayaran. Di Bareksa, hanya ada satu pilihan, yaitu transfer Bank yang kurang fleksibel. Mengapa? Karena katakanlah, saya punya akun BCA dan saya harus transfer ke bank kustodian Mandiri. Saya harus membayar biaya transfer Rp6.500. Apalagi, jika saya harus membelinya setiap bulan, itu sangat merugikan. Sementara di Bibit ada beberapa pilihan pembayaran selain transfer bank, yaitu ada GoPay dan LinkAja,

Jadi, itulah dua perbedaan antara Bareksa dan Bibit. Yang pertama didasarkan pada apakah Anda tahu apa yang harus dibeli atau tidak dan kedua adalah metode pembayaran.

Kesimpulan Bareksa versus Bibit

Nah, sekarang, bagaimana dengan saya? Terus terang, saya sendiri menggunakan Bareksa. Mengapa? Karena Bareksa lebih berpengalaman yang mana sudah mulai beroperasi online sejak tahun 2015, sedangkan Bibit baru didirikan pada 2019. Jadi saya malas mengubahnya. Selain itu saya tipikal orang yang tahu reksa dana mana yang harus dibeli. Selain itu, sementara ini saya membeli pasar uang Syariah, dan antara Bareksa dan Bibit, return tertinggi di pegang oleh bareksa. Buka Juga : 5 Peluang Usaha Rumahan Dengan Modal Pas-Pasan

Nah, demikian pemaparan kami terkait Bareksa versus Bibit. Bagi teman-teman yang ingin investasi reksa dana, langsung aja di coba. Belajar membeli reksa dana pasar uang yang sangat minim risiko. Jika sudah mengerti dan paham, bisa membeli pendapatan tetap, campuran, bahkan saham. Intinya mulai aja dulu. Jangan terlalu banyakp pertimbangan. Nanti justru tidak mulai-mulai. Jika ada saran atau juga mungkin testimoni dari teman-teman terkait Bareksa dan Bibit, bisa di tulis di kolom komentar. Semoga sukses yang teman-teman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here